Dalam webinar Jurnalisme kali ini yang diadakan oleh Iagar Institute bertema "Bagaimana Menulis Feature yang Baik,Menarik, dan Asyik. Pada 16 November 2020,pukul 13.00-15-00 WIB yang digelar melalui zoom.
Webinar Jurnalisme ini diadakan secara Gratis. Bersama Lestantya R. Baskoro - Founder Tagar Institute, Redaktur Eksekutif Tagar,id penguji wartawan pada lembaga Pers Dr. Soetomo (LPDS) Jakarta sebagai pembicara / pemateri dalam webinar ini dan Moderator oleh Cory Olivia dari Tagar.id.
Pemimpin Redaksi Tagar.id, Fetra Tumanggor membuka webinar dengan diikuti sekitar 200 orang peserta. Berbagai kalangan para peserta berperan aktif dalam webinar ini dari berbagai daerah,universitas,masyarakat dari beberapa daerah dan beberapa para wartawan. Dalam menulis Feature ada 2 jenis tulisan, yakni berita dan non berita.
Feature sendiri mempunyai artian yaitu Jumlah berita yang bersifat opini dengan judul yang membuat penulisan." Feature sudah muncul pada zaman koran muncul sehingga feature bukanlah sebentar diciptakan,ia sudah termasuk lama" Ujar Lestantya R. Baskoro. Dalam membuat judul Feature terdapat (4-5 kata) dan menggunakan judul yang menarik agar menggoda para pembaca. Dalam feature dengan hard news memiliki perbedaan. Feature bersifat timeless, sedangkan hard news harus segera diberitakan karena bersangkut dengan waktu. Hard News mengandung 5W+1H.
Dalam feature, menjelaskan para penulis hanya dapat memasukan opini pribadi, sedangkan hard news hanya boleh mencantumkan opini narasumber. Untuk membuat lead (kalimat pertama) harus tegas,misal: rumah itu terhimpit dari gedung-gedung tinggi tersebut, sehingga para pembaca semakin penasaran untuk menyelesaikan bacaannya. Penulisan lead dan ending yang menarik agar menarik pembaca,yaitu memilih lebih dari 3 narasumber,membuat outline atau kerangka tulisan,serta memiliki angle yang tajam dan unik.
Dalam jurus membuat feature tedapat Deskripsi yang kuat,seperti yang dijelaskan oleh Founder Tagar.id "Jadikan mata sebagai kamera karena kepekaan dapat dilihat dari hal-hal kecil,sehingga penulis harus jeli untuk mendeskripsikan yang lengkap agar fakta-fakta terungkap" Ujar Baskoro. Untuk membuat feature buatlah online sebaik mungkin dan membuat alinea 5-6 baris.
Dalam materi ini baskoro menjelaskan " beberapa kesalahan fatal dalam penulisan feature, yaitu kurang keras dan tegas dalam memikirkan judul, deskripsi cerita terkesan kering, alinea yang panjang dan membosankan , serta lead dan ending tidak menarik."